Lebaran 2026, Dompet Nangis Gara-Gara Gamis Bini Orang

0
6

BI-Tanah Abang lagi-lagi bikin drama. Kali ini bukan soal copet, bukan soal macet, tapi soal tren busana yang namanya bikin orang salah fokus: “Gamis Bini Orang.”

Awalnya cuma candaan receh di medsos, tapi sekarang berubah jadi komoditas serius. Modelnya kalem, elegan, dan bikin pemakainya langsung naik kasta jadi “ibu-ibu komplek yang siap jadi ketua arisan.” Ironi terbesar? Namanya aja bikin ngakak, tapi harganya bikin dompet meringis: Rp250 ribu sampai Rp600 ribu per potong.

Pedagang di Tanah Abang pun ketawa campur senyum lebar. “Namanya aja bikin orang penasaran. Begitu tahu harganya, ada yang nyeletuk, ‘waduh, bini orang aja mahal, apalagi bini sendiri,’” kata salah satu penjual sambil menata stok gamis yang laris kayak kacang goreng.

Fenomena ini jadi bukti betapa medsos bisa mengubah guyonan jadi cuan. Dari sekadar istilah nyeleneh, tiba-tiba jadi branding yang bikin omzet pedagang naik drastis. Netizen pun nggak kalah heboh. Ada yang bilang, “Gamis bini orang bikin aura jadi elegan,” ada juga yang nyeletuk, “Kalau gamis bini orang mahal, jangan-jangan mukena mertua galak lebih mahal lagi.”

Dan jangan kaget kalau tren ini melahirkan varian baru dengan nama makin absurd: *“Mukena Tetangga Kepo”*, “Sandal Mertua Galak”, atau bahkan “Kerudung Mantan Move On.”

Intinya, Lebaran 2026 bukan cuma soal ketupat dan opor, tapi juga soal siapa yang paling kece pakai gamis bini orang. Jadi siap-siap, karena kalau telat beli, bisa-bisa cuma kebagian “gamis janda muda” yang harganya lebih murah tapi auranya beda. ***

Leave a reply