Harga iPhone 17 Diprediksi Naik hingga Rp2,3 Juta Akhir Agustus

Ilustrasi
BI-Harga iPhone 17 series diperkirakan naik di sejumlah pasar global sebelum akhir Agustus 2026. Kenaikan harga tersebut diperkirakan mencapai hampir 1.000 yuan atau sekitar Rp2,3 juta per unit.
Berdasarkan laporan 36Kr yang dikutip pada Selasa (18/8/2026), Apple telah merencanakan untuk menyelesaikan penyesuaian harga iPhone 17 series di seluruh wilayah pada akhir Agustus. Kenaikan harga untuk seluruh model diperkirakan tidak lebih dari 1.000 yuan, dengan standar penyesuaian mengacu pada kenaikan harga yang sebelumnya diterapkan di Jepang.
Apple sebelumnya telah menaikkan harga iPhone di pasar Jepang pada 18 Juli 2026. Harga iPhone 17 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan tertinggi naik dari 329.800 yen menjadi 354.800 yen atau sekitar 1.060 yuan lebih mahal. Sementara harga awal iPhone 17 meningkat dari 129.800 yen menjadi 142.800 yen, atau naik sekitar 551 yuan.
Kenaikan tersebut juga berlaku untuk sejumlah produk lain seperti Apple Watch Series 11, Apple Watch Ultra 3 dan AirPods. Kenaikan harga diperkirakan dipengaruhi oleh peningkatan biaya produksi, fluktuasi nilai tukar serta kondisi rantai pasok.
Di China, Apple hingga kini belum mengumumkan kenaikan harga untuk iPhone 17 series. Namun, perusahaan telah menaikkan harga sejumlah produk Mac dan iPad pada Juni lalu, termasuk MacBook, iPad, Mac desktop, Vision Pro dan HomePod.
Kenaikan harga produk Apple di China saat itu berkisar 15%-20%. MacBook Neo sebagai model termurah naik dari 4.599 yuan menjadi 5.499 yuan. Harga MacBook Air naik 1.500 yuan menjadi 9.999 yuan, sedangkan MacBook Pro 14 inci naik 2.500 yuan menjadi lebih dari 15.999 yuan.
Pada lini iPad, harga model dasar naik 800 yuan menjadi 3.799 yuan. Sementara iPad Air naik 1.200 yuan dan iPad Pro meningkat dari 8.999 yuan menjadi 10.799 yuan.
Kenaikan harga tersebut tidak lepas dari tekanan biaya akibat kelangkaan chip memori. CEO Apple Tim Cook mengatakan dalam paparan kinerja fiskal kuartal III 2026 bahwa harga chip memori terus meningkat dan perusahaan tengah mengevaluasi berbagai langkah untuk menghadapi kondisi tersebut.
Tim Cook menyebut kenaikan harga memori sebagai kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut dia, biaya pengadaan memori Apple terus meningkat pada kuartal fiskal Maret dan Juni dan diperkirakan masih naik pada kuartal September.***















