Harga Sembako di Jatim Ada yang Naik dan Turun, Cek Harganya

0
4

BI-Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini harga beras premium, minyak goreng curah, telur ayam ras, garam, cabai dan gas elpiji mengalami kenaikan.

Sementara harga beras medium, minyak goreng MINYAKITA, daging ayam ras, daging ayam kampung, telur ayam kampung dan bawang mengalami penurunan.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur Rabu 2 September 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

Beras Premium: Rp 15.260/kg
Beras Medium: Rp 12.869/kg
Gula kristal putih: Rp 17.099/kg
Minyak goreng curah: Rp 20.711/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.895/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.808/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 15.981/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 129.645/kg
Daging ayam ras: Rp 38.266/kg
Daging ayam kampung: Rp 65.857/kg
Telur ayam ras: Rp 24.677/kg
Telur ayam kampung: Rp 43.845/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.645 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.609 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.638 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.431 400 gr/dos
Garam bata: Rp 1.949
Garam halus: Rp 9.499/kg
Cabai merah keriting: Rp 29.781/kg
Cabai merah besar: Rp 26.063/kg
Cabai rawit merah: Rp 61.617/kg
Bawang merah: Rp 26.869/kg
Bawang putih: Rp 29.277/kg
Gas elpiji: Rp 20.101

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini harga beras premium naik Rp 166 atau 1,10%, minyak goreng curah naik Rp 301 atau 1,48%, telur ayam ras naik Rp 282 atau 1,16 persen, garam bata naik Rp 108 atau 5,89 persen, garam halus naik Rp 189 atau 2,03 persen, cabai merah keriting naik Rp 315 atau 1,07%, cabai merah besar naik Rp 429 atau 1,67%, cabai rawit merah naik Rp 2.932 atau 5,00%, gas elpiji naik Rp 249 atau 1,25%.

Sementara minyak goreng MINYAKITA turun Rp 174 atau 1,07 persen, daging sapi paha belakang turun Rp 976 atau 0,75 persen, daging ayam ras turun Rp 980 atau 2,50 persen, daging ayam kampung turun Rp 4.032 atau 5,77 persen, telur ayam kampung turun Rp 1.977 atau 4,31 persen.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

– Jika permintaan meningkat, tapi penawarasn tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
– Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
– Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
– Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
– Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
– Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
– Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
– Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.***

Leave a reply