ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

0
13

BI-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui adanya antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Jawa Timur. Pemerintah menargetkan permasalahan pasokan tersebut dapat diselesaikan sepenuhnya dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman, usai menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Laode membeberkan indikasi antrean BBM terjadi di beberapa daerah, seperti Malang, Jember, dan Blitar. Pihaknya langsung melakukan koordinasi agar ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat Jawa Timur segera normal kembali.

“Memang ada beberapa wilayah yang terindikasi ada antrean, seperti di Malang, Jember, Blitar. Tadi kita upayakan agar segera dapat teratasi,” kata Laode.

Ia menekankan Jawa Timur berada dalam wilayah operasional MOR V (Jatimbalinus). Oleh karena itu, Kementerian ESDM memastikan distribusi BBM untuk wilayah Jawa Timur diutamakan dan tidak sampai terganggu oleh pengiriman ke daerah lain.

“Karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain,” ujar Laode.

Menurutnya, Kementerian ESDM saat ini terus menguatkan koordinasi bersama instansi terkait untuk memastikan keandalan pasokan BBM, mengingat Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur telah terurai.***

Leave a reply