Kuota Internet Tak Bakal Hangus, Telkomsel-XL-Isat Terapkan Skema Ini

0
10

BI-Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengatakan tiga operator seluler di Indonesia telah memiliki paket roll-over masing-masing. Ke depannya, tiap perusahaan akan menyediakan informasi yang lebih mudah untuk masyarakat bisa menemukannya.

“Masyarakat mungkin tidak melihat kuota roll-over itu ada di aplikasi, di aplikasinya. Maksudnya, My Telkomsel, My IM3, My XL, tiga-tiganya tuh semuanya udah ada di dalam. Karena mungkin perlu komunikasi dan sosialisasi yang disederhanakan dan dimudahkan,” kata Direktur Eksekutif ATSI Marwan O Baasir di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

“Saya kasih contoh. Untuk temukan kuota roll-over, kan harus di-search. Masyarakat kan nggak tahu tuh kalau ada lambang bulat, nge-search kan. Jadi nanti mekanismenya, teman-teman di operator dan diskusi dengan ATSI akan menyederhanakan, memudahkan,” dia menambahkan.

Dia mencontohkan bisa saja dibuat folder khusus untuk paket roll-over nantinya. Dengan begitu pelanggan bisa langsung menemukan.

Sejauh ini paket roll-over sudah ada pengguna yang rata-rata mencapai 3-5%. Pengembangan paket juga dilihat dari banyaknya pengguna.

“Terus kan operator juga mengukur dari produk ini berapa sih revenue yang tercollect dalam sebulan. Kalau ternyata ter-absorb oleh masyarakat, pasti pengembangan produknya makin cepat. Mereka kan juga pake analitik operator ini kan, dianalisa,” ujarnya.

Terkait kebijakan roll-over, dia mengatakan setiap operator memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku masing-masing.

Ditanya adanya ketakutan kenaikan harga, Marwan menjelaskan perbedaan harga paket dinilai wajar. Sebab paket roll-over memiliki jaminan untuk diteruskan ke bulan berikutnya.

“Kamu harus paham bahwa kamu punya kuota, sisanya dijamin ke bulan depan. Tuh ada jaminan kapasitas, ada jaminan servis. Wajar kan kalau harganya mungkin berbeda. Tapi berapa kenaikannya kita nggak tahu. Nanti masih-masih operator lah ya. Maksudnya kita nggak bisa bilang naik, tapi kita bilang mungkin harganya berbeda, wajar. Karena ada jaminan kapasitas, ada jaminan layanan, ya kan? Ada juga kepastian buat pengguna bahwa bulan depan pasti bisa dipakai lagi,” jelas Marwan.

Sebelumnya Mahkamha Konstitusi (MK) menggelar sidang uji materi terkait skema kuota internet hangus yang tidak dapat diakumulasi pada Kamis (18/6/2026). Dalam sidang tersebut, ATSI juga menyampaikan hasil diskusi untuk menindaklanjuti dan rekomendasi Majelis Hakim, termasuk merumuskan alternatif formula untuk menjawab tuntutan.

Salah satunya komitmen menyediakan dan mengembangkan sejumlah pilihan paket jasa layanan internet untuk memberikan fleksibilitas lebih untuk pelanggan. Termasuk untuk menggunakan fitur roll-over, non roll-over, dan lainnya.

Komitmen lainnya adalah meningkatkan transparansi serta kemudahan akses informasi untuk pelanggan. Ketiga, ATSI bersama opsel juga akan memperkuat perlindungan hak pelanggan.

Terakhir, kebijakan dan regulasi yang berlaku untuk layanan internet telah mempertimbangkan sejumlah kepentingan secara berimbang. Mulai dari kebutuhan pelanggan dan keberlanjutaan operasional perusahaan.***

Leave a reply