Udang Banyuwangi Tembus Pasar AS hingga Eropa, Budidaya Berkelanjutan Jadi Fokus

0
10

BI-Komoditas udang menjadi salah satu potensi perikanan Kabupaten Banyuwangi yang terus dikembangkan. Tak hanya menyasar pasar domestik, udang hasil budidaya daerah tersebut kini telah menembus pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, Jepang, China, dan sejumlah negara Eropa.

Potensi tersebut menjadi salah satu yang diangkat dalam Banyuwangi Shrimp Fiesta yang digelar bersama para pelaku usaha udang dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Minggu (30/8/2026).

Ipuk Fiestiandani Bupati Banyuwangi mengatakan bahwa Shrimp Fiesta tidak sekadar menjadi ajang hiburan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye untuk memperkenalkan potensi udang Banyuwangi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sektor budidaya udang bagi perekonomian daerah.

Namun, pengembangan komoditas tersebut harus dilakukan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, terutama ekosistem pesisir yang menjadi bagian penting dari aktivitas perikanan dan budidaya.

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan. Kami ingin menjadikan budidaya yang berkelanjutan sebagai bagian dari cara Banyuwangi membangun sektor perikanan ke depan,” kata Ipuk.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembentukan Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan Banyuwangi.

Tim ini diharapkan menjadi model tata kelola budidaya yang mampu menggabungkan kepentingan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Suryono Bintang Samudra Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi mengatakan, peluang pasar ekspor udang Banyuwangi masih terbuka lebar.

Saat ini terdapat enam perusahaan eksportir sekaligus cold storage yang mengirim komoditas udang dari Banyuwangi ke berbagai negara.

“Ada enam perusahaan ekspor udang. Pasarnya antara lain Amerika, Jepang, China, hingga Eropa,” terang Suryono.

Menurutnya, keberadaan pasar ekspor tersebut menunjukkan bahwa udang hasil budidaya Banyuwangi memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Namun, pertumbuhan produksi perlu diikuti tata kelola yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan.***

Leave a reply