Gubernur Khofifah Resmikan POROS UMI Jatim untuk Peningkatan UMKM

0
31

BI – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi meluncurkan Portal Logistik Usaha Mikro Kecil Menengah Jawa Timur (POROS UMI Jatim) di Distribution Center Kamadjaja Logistics (KLOG Park), Surabaya pada Senin (11/12/2023).

Peluncuran ini, yang turut dihadiri oleh Deputy CEO Kamadjaja Logistics Ivy Kamadjaja, ditandai dengan penekanan tombol yang menandakan ketersediaan layanan aplikasi untuk mempermudah UMKM Jatim dalam pengiriman logistik.

POROS UMI Jatim hadir dengan empat fitur utama, termasuk layanan Dapatkan dan Kelola Penawaran, Rencanakan Pengiriman, Registrasi dan Lacak Pengiriman, serta Kembangkan Pengetahuan Logistik.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa POROS UMI Jatim adalah upaya nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan kemudahan ekspor bagi UMKM, tidak hanya sebatas regulasi tetapi juga dalam hal transportasi.

Khofifah percaya bahwa aplikasi ini akan menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pembangunan UMKM pada tahun 2024, sesuai dengan rekomendasi akademisi dan ahli ekonomi yang menekankan sinergi, kolaborasi, dan mediasi sebagai kunci kesuksesan UMKM.

“POROS UMI Jatim diharapkan dapat meningkatkan kinerja UMKM Jawa Timur, memudahkan ekspor, dan memperbaiki pengiriman logistik,” ungkapnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya konektivitas dalam rantai pasok UMKM, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan produksi. Dengan 27 dari 32 rute tol laut di Indonesia singgah di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam menyuplai logistik ke wilayah timur Indonesia.

Khofifah optimis bahwa keberadaan POROS UMI Jatim akan membantu membudayakan ekosistem digital yang dibutuhkan oleh UMKM, memungkinkan mereka untuk tidak hanya mencapai pasar dalam negeri tetapi juga pasar internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy CEO Kamadjaja Logistics, Ivy Kamadjaja, menyatakan bahwa POROS UMI Jatim dibuat untuk memfasilitasi UMKM Jatim dalam meningkatkan kualitas logistik, mengingat kontribusi signifikan UMKM sebesar 58,36% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim.

Harapannya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini dapat membuka pintu bagi UMKM untuk lebih mudah mempersiapkan ekspornya, termasuk informasi biaya pengiriman.

Gubernur Khofifah juga menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kamadjaja Logistics (KLOG) dengan beberapa pihak, memperkuat dukungan Pemprov Jatim terhadap pengembangan UMKM dan IKM, serta memastikan agar upaya bersama ini dapat membawa UMKM, UKM, dan IKM Jawa Timur menuju level yang lebih tinggi dan go global.

Leave a reply