Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik: Insyaallah Selama-lamanya

0
12

BI-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah volatilitas harga minyak dunia imbas perang di Timur Tengah. Ketetapan untuk tidak mengerek harga BBM ini juga telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil memastikan, harga BBM tidak akan naik hingga akhir tahun nanti. Bahkan menurutnya, harga BBM subsidi ini tidak akan naik selama-lamanya sepanjang harga minyak masih dalam cakupan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN).

“Sekali lagi saya katakan bahwa, kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikan sampai dengan akhir tahun, insyaallah sampai selama-lamanya. Doain. Ini kan tergantung dengan harga ICP, tapi kalau sampai dengan US$ 100 itu sudah aman dalam APBN,” ungkap Bahlil kepada wartawan di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Adapun saat ini, ICP merangkak naik ke level US$ 77 per barel dari asumsi APBN sebesar US$ 70 per barel. Namun menurutnya, angka tersebut masih aman karena naik hanya sekitar US$ 7.

“Sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari US$ 77. Jadi kita itu baru split US$ 7 dolar. Jadi jangan sampai ada yang menganggapkan bahwa uang kita dapat dari mana, kita ini baru dapat US$ 7 dolar sampai dengan sekarang yang saya ngomong ini,” jelasnya.

Bahlil menegaskan, pasokan minyak Indonesia masih berada di atas standar minimum. Karenanya, ia menegaskan pasokan BBM dan LPG aman hingga akhir tahun nanti.

“Amanlah. Saya sampaikan kepada publik bahwa insyaallah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, baik itu bensin, maupun LPG. Insyaallah aman,” pungkasnya.***

Leave a reply