OJK RI : Triwulan II 2023 Pertumbuhan Ekonomi Jatim Lebih Tinggi dari Nasional

0
31

BI – Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan-ll Tahun 2023 sebesar 5,24% yoy, lebih tinggi dibandingkan Nasional dan menempati peringkat dua di Pulau Jawa.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Giri Tribroto dalam Media Update dan Sharing Knowledge OJK Regional 4 Jawa Timur bersama Insan Pers, di Solo, (17/10/1/2023) mengatakan, Jawa Timur adalah penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 25,23%, menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten diatas 5% sejak 2022.

Secara spasial, Pulau Jawa berkontribusi sebesar 57,27% pada PDB Indonesia dengan pertumbuhan 5,18% yoy dimana Jawa Timur menyumbang porsi 1,33% pada pertumbuhan tersebut. Sumber pertumbuhan ekonomi utama di Pulau Jawa pada Triwulan-Il 2023 adalah Infokom, Perdagangan, dan Jasa Perusahaan.

Subkomponen transportasi atau angkutan, barang pribadi dan jasa perorangan, komunikasi, rekreasi dan budaya menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kinerja Konsumsi Rumah Tangga.

Komponen Ekspor terkontraksi akibat menurunnya komoditas utama ekspor barang Iuar negeri, seperti komoditas lemak dan minyak hewan, kayu dan barang dari kayu serta bahan kimia organik.

Pada Triwutan-II Tahun 2023, Sektor Industri Pengolahan menyumbang porsi terbesar pada PDRB Jawa Timur sebesar 30,17% dengan pertumbuhan sebesar 3,99% yoy dimana industri makanan dan minuman, industri alat angkut, industri kulit dan barang dari kulit, serta industri logam dasar menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kinerja kategori industri.

Subkategori industri mamin juga mengalami peningkatan produksi akibat adanya momen lebaran dan momen libur sekolah.

Sektor Perdagangan menyumbang porsi sebesar 18.75% pada PDRB Jawa Timur dengan pertumbuhan sebesar 6,44% yoy didukung oleh peningkatan penjualan kendaraan bermotor seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi. Selain itu transaksi perdagangan yang distimulus oleh pemenuhan kebutuhan rumah tangga menyambut hari raya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang Triwulan-ll 2023, kinerja ekonomi Indonesia didukung oleh peningkatan mobilitas masyarakat, momen Hari Besar Keagamaan dan cuti Bersama serta penyesuaian harga BBM yang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat dan aktivitas produksi.

Leave a reply