Transformasi Lahan Rawa Menjadi Ladang Emas Bagi Produksi Beras Indonesia

0
54

BI – Sebuah terobosan besar sedang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produksi beras. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan rencananya untuk mengubah lahan rawa menjadi sawah guna menambah produksi beras. Pada awal tahun depan, rencananya akan dimulai dengan menggarap 500 ribu hektare lahan rawa mineral.

Umran ketika diwawancarai di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2023) berharap awal tahun depan untuk pertama mencapai 500 ribu hektare.

Menteri Pertanian menetapkan target untuk mengubah 1 juta hektare lahan rawa mineral setiap tahunnya. Setelah menyelesaikan 500 ribu hektare pertama, proses konversi sisanya akan dilakukan secara bertahap, 300 ribu hektare setiap tiga bulan.

10 Provinsi, termasuk Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Lampung, diidentifikasi sebagai daerah potensial yang memiliki lahan rawa mineral yang dapat diubah menjadi sawah. Langkah ini sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai swasembada pangan, terutama dalam produksi beras dan jagung. Dalam tiga tahun, targetnya adalah mengubah 3 juta hektare lahan rawa menjadi sawah.

Amran menjelaskan bahwa dengan mengubah 1 juta hektare lahan rawa menjadi lahan pertanian, Indonesia dapat menghasilkan 5 juta ton gabah. Dengan total 15 juta ton gabah kering panen (GKP) dalam tiga tahun, Indonesia optimis dapat mulai mengekspor beras.

Amran yakin satu juta hektare rawa mineral bisa ditanami padi. Kalau 3 juta kali 5 juta ton itu 15 juta ton, padi 7 juta setahun setengah. Jika saat ini cuma kekurangan 2-3 juta, jadi sudah bisa ekspor.

Selain padi, jagung juga menjadi fokus untuk mencapai swasembada. Dengan memanfaatkan lahan rawa mineral, dalam tiga tahun kedua komoditas ini akan dapat ditanam secara bergantian. 2 kali tanam padi, 1 kali jagung, jadi langsung 1 juta hektare per tahun, jadi 3 juta hektare dalam 3 tahun. Seharusnya, dalam 5 tahun, bisa mencapai 5 juta hektare.

Leave a reply