BTN Belum Naikkan Bunga KPR Meski BI Rate Naik 50 Bps

0
15

BI-PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) belum melakukan penyesuaian bunga seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia BI Rate. Toh, kenaikan BI Rate rupanya sudah diantisipasi bank sejak awal tahun.

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyebut, pada dasarnya kenaikan BI Rate sudah dalam prediksi bank. “Itu wajar. Untuk mengendalikan nilai tukar salah satu caranya adalah memang menaikkan suku bunga. Kami paham itu,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Namun, ia mengaku pihaknya belum mulai melakukan kalkulasi dampak kenaikan BI Rate ke suku bunga kredit. Yang pasti, untuk saat ini BTN belum melakukan penyesuaian untuk itu. “Belum ada adjustment bunga, tidak usah khawatir,” kata Nixon.

Saat ini, Nixon bilang pihaknya masih meninjau dampak kenaikan BI Rate ini terhadap sisi pendanaan bank, dalam hal ini deposito. Namun begitu, ia memastikan dampak terhadap bunga deposito juga tak bakal langsung terasa karena ada penyesuaian dengan jatuh tempo.
Transmisi dalam Tiga Bulan

Pada umumnya, lanjut Nixon, transmisi perubahan suku bunga acuan ke suku bunga perbankan bakal terjadi dalam tiga bulan. Namun begitu, ia menegaskan transmisi ke suku bunga kredit relatif lebih lambat.

Terlebih, portofolio BTN didominasi oleh kredit pemilikan rumah (KPR) yang memiliki suku bunga tetap alias fixed rate.

“Dan di BTN itu (kreditnya) kontraktual. Misal bunga promo naik sampai tiga tahun, itu fix, setelah itu naiknya seberapa besar sudah ditentukan. Jadi kontraknya lebih pasti kalau di KPR,” jelas Nixon.

Nixon juga bilang pihaknya sebenarnya sudah memasang proyeksi kenaikan suku bunga dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), yakni sebesar 25 bps. Dus meski BI Rate dinaikkan 50 bps, transmisinya diperkirakan sebesar 25 bps hingga akhir tahun dan masih sesuai kalkulasi target kinerja bank.

Untuk diketahui, BI memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026) lalu. Ini merupakan kenaikan BI Rate pertama sejak awal tahun lalu. ***

Leave a reply