Wow.. Kota Mojokerto Mirip Singapura

0
26

BI – Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, menerima kunjungan tim validasi lapangan Innovative Government Award (IGA) 2023 di ruang wali kota, Balai Kota Mojokerto. Pada kesempatan itu, verifikator dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, Aris Kurniawan, mengapresiasi semangat pembangunan di Kota Mojokerto, yang dianggap mirip dengan negara Singapura.

“Saya pribadi baru sekali ini ke Kota Mojokerto dan kesannya luar biasa, meski kecil saya jadi ingat Singapura. Wilayahnya kecil tapi semangat pemimpinnya dalam membangun tidak jauh beda dengan bu wali,” puji Aris, melalui siaran pers humas Pemkot Mojokerto, Kamis (12/10/2023).

Aris juga mengatakan, Kota Mojokerto bisa menjadi opsi menarik sebagai lokasi event – event menarik dari kementerian.

“Kota Mojokerto sudah punya modal yang menarik yakni sejarah Majapahit dan budayanya ini sangat luar biasa, jadi ini ‘uniq selling point’ yang saya pikir tidak dimiliki daerah lain,” terangnya.

Aris juga membuka peluang kolaborasi antara Kemkominfo dengan Pemkot Mojokerto guna mengoptimalkan potensi yang ada di Kota Mojokerto.

“Kami di pusat itu kan kelemahannya regulasi kami lambat, implementasi di lapangan biasanya jauh lebih cepat, inovasi-inovasi daerah juga seperti itu, maka harapannya ada komunikasi yang baik antara Kementerian dan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto berharap verifikasi lapangan dalam rangka tahapan penilaian pemberian penghargaan IGA tahun 2023 dapat berjalan dengan lancar.

“Semoga nanti verifikasi lapangannya berjalan lancar, Insyallah teman-teman yang ada di jajaran sudah banyak memahami karena ini sudah tahun ke-2, jadi bukan hal yang baru lagi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, tahun 2022 lalu Kota Mojokerto berhasil menyabet peringkat 1 Kota Terinovatif di ajang IGA tahun 2022. Ning Ita berharap tahun ini Kota Mojokerto dapat mempertahankan predikat yang sama di ajang IGA 2023.

Usai bertemu Ning Ita, tim validasi lapangan IGA 2023 mengunjungi Puskesmas Wates guna melakukan verifikasi ‘Canting Gula Mojo’ (Cegah Stunting, Gerak Unggul Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto), dan SMPN 5 Kota Mojokerto untuk verifikasi ‘Adi Pintar’ (Asesmen Diagnostik dan Penilaian Terpadu Hasil Belajar).

Leave a reply