Gebyar Ekspor Jatim Berdaya 2023 Digelar di Graha Samudera Bumimoro Surabaya

0
19

BI – Sebuah acara Gebyar Ekspor Jatim Berdaya 2023 telah digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Jatim) di Graha Samudera Bumimoro Surabaya pada Rabu (22/11/2023). Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini, demikian diungkapkan oleh Kepala Disperindag Jatim, Iwan, adalah untuk mempererat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan instansi terkait serta pelaku usaha ekspor maupun UKM potensi ekspor.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.500 orang hadir, terdiri dari unsur pemerintah, perbankan, pelaku usaha, asosiasi, dan akademisi. Diketahui bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh banyak pihak terkait, dan booth-booth instansi dan asosiasi penyedia layanan dan konsultasi untuk pelaku usaha ekspor, booth Desa Devisa, serta booth produk UKM dan eksportir telah dikunjungi oleh banyak peserta terkait dengan program maupun tata cara pelaksanaan ekspor.

Pada kesempatan tersebut, Penandatanganan MoU antara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentang Sinergi dalam Bidang Persaingan Usaha dan Bidang Pengawasan Kemitraan di Pemerintah Provinsi Jawa Timur dilaksanakan. Di samping itu, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Bank Jatim juga turut terjadi.

Desa Devisa dan Desa Pendulum Devisa Jatim secara resmi diresmikan, dengan Gubernur Jatim memberikan rompi Desa Devisa kepada BUMDes Langgeng Lestari Kabupaten Pacitan, BUMDes Sejahtera Punjung Kabupaten Pacitan, dan BUMDes CV Dua Puteri Sholehah, Kabupaten Probolinggo.

Dalam konteks ekspor, Gubernur Jatim melakukan pelepasan produk Jawa Timur ke Republik Rakyat Tiongkok, Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan Mesir. Berbagai komoditas seperti kelor Sumenep, pot tanaman, kerupuk dan keripik tempe, kerupuk bawang, furnitur, tembakau, dan lain-lain diekspor.

Pada acara tersebut, Gubernur Khofifah memberikan penghargaan kepada Instansi dan Lembaga Pembina IKM Ekspor, IKM Ekspor Pemula, IKM Ekspor Berkinerja, IKM Ekspor Produk Inovatif, IKM Ekspor Produk Kreatif, dan Importir pendukung IKM Jatim.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, sembilan pelaku usaha unggulan Provinsi Jawa Timur melakukan business matching dengan mempresentasikan langsung di hadapan calon buyer untuk masuk ke pasar Malaysia dan Amerika. Selain itu, diadakan talkshow bertajuk Penguatan Produk IKM agar Dapat Bersaing di Pasar Luar Negeri.

Tim Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya memaparkan tentang Regulasi Jaminan Produk Halal, Sertifikasi Halal yang didasarkan atas pernyataan halal pelaku UMK (Self Declare). Sub Divisi Trade Finance Bank Jatim juga memaparkan tentang Program Desa Pendulum Devisa.

Selanjutnya, dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dijelaskan tentang pendaftaran General Administration of China Custom (GACC). Serta, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Balai KPM Surabaya II) memaparkan tentang sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Health Certificate (HC), dan Surat Persetujuan Muat (SPM).

Tidak kalah menarik, ucapan selamat datang dikemas dalam bentuk fashion show busana dari Desa Devisa Gresik, Tuban, dan Bangkalan yang diperagakan oleh Raka-Raki Jawa Timur. Mereka memperagakan Batik dan Tenun Gedog Tuban, Batik dan Tenun Wedani Gresik, serta Batik Tanjung Bumi Bangkalan.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh instansi, asosiasi, para pelaku usaha, dan semua pihak atas dukungan, partisipasi, dan kerja sama sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Besar harapan kami bahwa neraca perdagangan ekspor kita akan jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya,” harap Kadis Iwan.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI, Afif Hasbullah, Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Maqin U. Norhadi, dan Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk, Busrul Iman.

Leave a reply