Gubernur Jatim Resmikan ATM Samsat QRIS

0
75

BI – Resepsi Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (24/11) lalu. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dan diadakan di Kantor Bapenda Jatim, Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, kontribusi besar yang dilakukan Bapenda Jatim dalam berbagai sektor pembangunan Jatim diapresiasi secara khusus oleh Gubernur Khofifah. Peningkatan pendapatan daerah yang menjadi salah satu faktor utama kesuksesan berbagai program pembangunan Jatim, terutama di bidang pendidikan, disampaikan dalam siaran pers yang dirilis pada Minggu (26/11/2023).

Dalam siaran persnya, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Jatim merupakan hasil peran besar Bapenda Jatim, terutama melalui program Pendidikan Gratis dan Berkualitas (Tis-Tas) yang telah diwujudkan.

Meningkatnya pendapatan daerah ini menjadi salah satu faktor utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan Jatim. Salah satunya di bidang pendidikan selama beberapa tahun terakhir ini.

Gubernur Khofifah juga mengungkapkan bahwa kontribusi keuangan utama dalam mendukung pendidikan di Jatim berasal dari Bapenda Jatim. Sumber utama untuk bisa memberikan dukungan kepada SMA, SMK, dan SLB sampai menorehkan prestasi luar biasa, jantungnya atau sumber keuangan utamanya adalah di Bapenda.

Pada bagian lain, Khofifah menyoroti prestasi luar biasa Jatim di bidang pendidikan, yang terlihat dari peringkat pertama di Indonesia untuk siswa terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) selama empat tahun berturut-turut. Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan keuangan yang memadai dari Bapenda, prestasi ini tidak akan tercapai.

Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Bapenda Jatim atas kerja keras dan dedikasi luar biasa dalam mendukung berbagai program pembangunan di Jatim. Ia juga menekankan pentingnya melihat legacy yang ditinggalkan untuk generasi emas, serta mengajak Bapenda Jatim untuk terus bekerja keras dengan dedikasi terbaik.

Menanggapi tantangan ke depan, Khofifah meminta Bapenda Jatim untuk menyiapkan perencanaan yang lebih detail, akurat, dan sistemik.

Ia mencatat adanya keputusan dari Kementerian Keuangan yang akan berlaku Januari 2025, yang mengubah komposisi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari 70-30 menjadi 34-66 untuk Kota Kabupaten/Provinsi, berpotensi mengurangi pemasukan di Pemprov Jatim sebesar Rp 4 triliun.

Selain itu, Gubernur Khofifah turut meluncurkan Samsat ATM QRIS yang merupakan inovasi terbaru dalam rangka meningkatkan kedisiplinan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Mesin ATM QRIS tersebut merupakan hasil pembangunan sendiri oleh Unit Pengelolaan Bapenda Jatim.

Penghargaan juga diberikan oleh Gubernur Khofifah kepada berbagai kategori, seperti mitra kerja, wajib pajak patuh, pemungutan pajak (Sektor BBN I), kerja sama dan dukungan sinergitas pemungutan pajak daerah, tertib administrasi kinerja UPT, dan pemenang lomba tagih pajak. Selain itu, dilakukan pengundian hadiah umroh tahap 3 untuk 10 wajib pajak patuh.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan mitra kerja, termasuk Sekda Prov. Jatim Adhy Karyono, Ka. Bappenda Prov. Jatim Bobby Soemiarsono, Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin, Kacab. PT. Jasa Raharja Thamrin Silalahi, dan Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.

Leave a reply