Transformasi Kemendag Demi Pembangunan Ekonomi Bernilai Tambah dan Berkelanjutan

0
80

BI – Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana akan menggelar Rapat Kerja (Raker) pada tanggal 1-2 Maret 2023 di Bandar Lampung.

Raker Kemendag kali ini akan mengusung tema “Transformasi Perdagangan Mendukung Pembangunan Ekonomi Bernilai Tambah dan Berkelanjutan”.

Seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulkifli) siap melakukan transformasi perdagangan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang bernilai tambah dan berkelanjutan yang akan dibahas dalam rangkaian kegiatan Raker esok.

Menurut Zulkifli, Raker Kemendag 2023 difokuskan untuk menyinergikan program kerja Kementerian Perdagangan dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan ekonomi bernilai tambah dan berkelanjutan. Selain itu juga, untuk mengoordinasikan dan mensinkronisasi Rencana Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2023-2024 serta mendapatkan informasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan di sektor perdagangan.

Para peserta Raker akan menyusun berbagai rumusan untuk mendukung pembangunan ekonomi bernilai tambah dan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung ekosistem pasar domestik yang berkualitas, meningkatkan kualitas produk dalam negeri serta meningkatkan daya saing ekspor.

Raker ini rencananya akan dihadiri sekitar 400 peserta yang berasal dari pejabat Kemendag, dinas bidang perdagangan seluruh daerah, perwakilan perdagangan luar negeri, pelaku usaha dan akademis. Pada Raker tersebut, rencananya akan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai Kementerian dan Lembaga terkait.

Seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Erick Thohir dan serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Arsjad Rasjid.

Selain agenda utama di atas, dalam Raker Kemendag nantinya juga akan digelar sejumlah pertemuan tambahan seperti: sosialisasi anti-dumping, seminar mengenai platform niaga elektronik, dan lokakarya seputar ekspor. Melalui Raker ini, Kemendag diharapkan dapat menghasilkan rumusan untuk mendukung kinerja perdagangan Indonesia.**

Leave a reply