FEKDI, Upaya Pemerintah Dorong Ekosistem Ekonomi Dan Keuangan Digital

0
81

BI – Sektor ekonomi digital Indonesia terus mengalami perkembangan yang pesat dan dianggap mampu menjadi pemantik penguatan daya tahan ekonomi. Indonesia juga diuntungkan dengan kontribusi kehadiran start-up yang signifikan serta pergeseran perilaku masyarakat yang semakin contactless.

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang lebih inklusif dan efisien. Salah satu upaya konkret dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Bank Indonesia bersama Kementerian/Lembaga, asosiasi, serta pelaku industri dengan menggelar Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) pada tanggal 7-10 Mei 2023 di Jakarta Convention Center.

Mengusung tema “Synergy and Innovation of Digital Economy: Fostering Growth”, FEKDI 2023 menjadi bagian dari rangkaian acara Keketuaan ASEAN Indonesia 2023 pada jalur keuangan. Acara ini bertujuan sebagai ajang etalase inovasi produk dan layanan serta sinergi kebijakan ekonomi dan keuangan digital guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan diperlukannya sinergi antarlembaga untuk mendorong digitalisasi keuangan di berbagai lini dalam acara Soft Opening FEKDI 2023. Saat ini Indonesia telah melakukan kerja sama sistem pembayaran lintas negara melalui QRIS bersama beberapa negara seperti Thailand dan Malaysia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga terus mendorong upaya Pemerintah terkait percepatan digitalisasi ekosistem ekonomi dan keuangan. Menko Airlangga menyebutkan bahwa digitalisasi ekonomi dan keuangan terus diakselerasi dengan perbaikan-perbaikan dan telah mendorong capaian inklusi keuangan nasional.

Dalam acara Soft Opening FEKDI 2023 dilakukan berbagai aktivitas menarik lainnya mulai dari olahraga bersama, talkshow mengenai investasi untuk generasi milenial, sosialisasi tentang QRIS TUNTAS bersama asosiasi, pameran booth, kompetisi menarik, hingga berbagai hiburan lainnya.

Sejalan dengan itu, para Menteri Dewan MEA akan mendorong kepala negara untuk meningkatkan integrasi dan daya saing kawasan melalui keterhubungan sistem pembayaran QRIS antarnegara anggota ASEAN. Menko Airlangga juga menyampaikan rencana penyelenggaraan ASEAN Indo-Pacific Forum, terdiri dari ASEAN Business and Investment Summit, ASEAN Creative Economy Business Forum, dan Indo-Pacific Infrastructure Forum.

Indonesia berusaha untuk menggencarkan tema ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia. Selain FEKDI 2023, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah pada flagship event lainnya, termasuk ASEAN Investment Forum dan ASEAN Inclusive Business Summit. Melalui berbagai upaya tersebut, Indonesia berharap dapat memposisikan isu keberlanjutan dalam pertumbuhan ekonomi dan menjembatani digital divide.**

Leave a reply