Ketua PHRI Jatim Apresiasi FKPPH atas Kontribusi dalam Industri Perhotelan

0
110

BI-Ketua PHRI Jatim, Dwi Cahyono, memberikan apresiasi atas perayaan HUT ke-36 Forum Komunikasi Pimpinan Personalia Hotel (FKPPH) yang berlangsung di Artotel TS Suites Surabaya pada Sabtu, 22 Juli 2023. Ia berharap FKPPH terus aktif berperan dalam industri perhotelan.

Dalam acara tersebut, Dwi Cahyono menyoroti pentingnya peran FKPPH dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing para insan perhotelan dalam mengembangkan industri pariwisata di Jatim. Apresiasi ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi FKPPH dalam memajukan dunia pariwisata dan menghadapi tantangan pasca pandemi.

FKPPH menggelar acara HUT ke-36 dengan tema “Rise and Shine Together,” mencerminkan semangat untuk bangkit dan bersinar bersama setelah industri perhotelan mengalami masa sulit akibat pandemi.

Agenda pemecahan masalah dunia perhotelan menjadi fokus perayaan HUT FKPPH ke-36 yang dipimpin oleh Ketua FKPPH Jatim, Zunaidi. Salah satu tantangan utama adalah peran personalia dalam perhotelan pasca pandemi, di mana mereka memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan terkait hubungan kerja antara hotel dan karyawan. Zunaidi juga menekankan pentingnya mendorong kompetensi baru bagi anggota untuk berkontribusi positif dalam perusahaan masing-masing.

FKPPH menegaskan bahwa standar-standar sertifikasi profesi menjadi bagian penting dari kompetensi personalia yang harus dipenuhi. Orang yang berkompeten di bidang ini harus memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik.

Peran personalia sangat vital dalam menjaga kinerja perusahaan karena mereka mengurus sumber daya manusia (SDM) secara keseluruhan. FKPPH berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menciptakan layanan profesional untuk memajukan dunia pariwisata.

FKPPH juga menekankan pentingnya kemampuan multitasking bagi calon karyawan maupun karyawan lama, sehingga mereka dapat berperan di berbagai posisi, seperti frontliner, back office, dan lainnya.

Tak hanya lulusan akademi pariwisata dan perhotelan, FKPPH juga memberi kesempatan bagi lulusan dari perguruan tinggi atau bidang lain untuk bergabung dalam industri perhotelan.

Pada tingkat HRD, FKPPH telah menetapkan standar operasional prosedur sesuai ketentuan. Bagian Personalia memiliki wewenang dalam bidang rekruitmen, pengembangan, training, dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, FKPPH berupaya menghindari tindakan PHK kecuali dalam kondisi yang mengharuskan.

Pemecahan masalah dunia perhotelan juga menjadi fokus dalam perayaan HUT FKPPH ke-36. Selain itu, FKPPH memiliki agenda bulanan seperti sharing knowledge dan problem solving sebagai sarana pemecahan masalah pada masing-masing properti HRD.

Rangkaian ulang tahun juga telah diisi dengan berbagai acara games dan outbound menarik sebagai penyegaran, silaturahmi, serta untuk membangun solidaritas antar anggota setelah dua tahun vakum kegiatan. Acara pemotongan tumpeng juga menjadi momen ungkapan syukur atas bertambahnya usia FKPPH.

FKPPH saat ini memiliki total anggota sebanyak 124 orang, yang merupakan HRD dari sejumlah hotel di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, dan Mojokerto. Zunaidi berharap FKPPH dapat terus menjalin sinergi dengan pemerintah ke depannya.

Ucapan selamat ulang tahun juga datang dari berbagai instansi, termasuk dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo. Ia berharap FKPPH semakin solid dan dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing insan perhotelan dalam mengembangkan industri pariwisata di Jatim.**

Leave a reply